Lowongan kerja buat facebookers

Cerpen Kenangan Masa Lalu

Cerpen Kenangan Masa Lalu. Menengok facebook selalu membangkitkan kenangan masa lalu. Entah kenangan pahit entah kenangan manis. Dan hari ini aku melakukannya. Kepenatan hari kemarin menurunkan semangat kerjaku. Akhirnya kutinggalkan setumpuk berkas yang ada dimeja dan mulai berseluncur kedunia maya.

Berbalas status facebook dengan teman, membawaku pada sebuah nama dari teman bersama. Entah kenapa kelebatan bayangan itu akhirnya memenuhi kepalaku. seseorang dari masa lalu yang aku ingin melupakan. Tapi ternyata aku tak bisa sepenuhnya melupakan. selalu ada benang merah yang berusaha untuk menghubungkan aku dengannya.

Teringat sebuah telepon saat aku masih dibandara menunggu jadwal keberangkatan pesawat.
Telepon ini berasal dari seorang perempuan yang menganggapku sebagai adik. Aisha namanya.
"Dik, apa kamu pergi dengan travelmu yang dulu?" suara di seberang memulai percakapan
"Nggak mbak. Kenapa?"
"Kudengar Hani juga pergi umroh dengan travel yang sama dengan travelmu yang dulu."
"Ooooh...." aku menyahut pelan. Suaraku tertahan di tenggorokan.
"Aku ingin melupakan masa lalu...." kataku sambil menahan nafas.
Suara tawa tergelak diseberang sana.
" Emma...Emma...kamu bisa aja...."
Tawanya yang bening menghiburku. Perasaan sedih yang baru saja lewat menguap karenanya.
"Jika tak bisa berharap orang lain yang berlalu, kita yang harus berlalu kan mbak...."
"Benar dik...." kembali beningnya suara itu menghiburku.

'Trus sekarang kamu pergi sama siapa?"
"Sendiri mbak..."
"Ya sudah, hati-hati ya.....aku titip doa, doakan aku bisa pergi kesana lagi. Secepatnya."
"Insya Allah, oh ya mbak Aish tau Hani berangkat umroh lagi darimana?"
"Oh, kemarin dia ngundang syukuran dirumahnya. Kamu lupa ya, kita sekarang tetanggaan. Tapi jangan khawatir dik, aku gak cerita kalau aku kenal kamu."
"Makasih mbak.."
"Baik-baik disana ya..."
"Iya, Insya Allah, minta doanya..."

Perasaan biru, ketika Aisha menutup teleponnya.
Hani, nama perempuan itu.
Perempuan yang sangat ingin dilupakannya. Menoreh luka. Mematahkan kuncup bunga dihatinya yang baru mekar. Padahal mereka dulu berkawan akrab, bersahabat.

Masih tidak bisa dilupakannya ketika dia mengetahui kenyataan bahwa Hani telah menghancurkan impiannya untuk mendapatkan jodoh. Pria yang diidamkannya.

Ah, mungkin dia memang belum berjodoh denganku. Ada sisi batinku yang mencoba untuk mengingatkan, agar diriku tak perpuruk dalam kesedihan lagi.

Tapi kenapa harus dia yang dipilihnya...

Tak terasa bening kembali mengalir...

Hani...dan tiba-tiba nama itu kembali hadir....
Buru-buru kututup facebookku. Aku tak ingin melihatnya lagi..

-------***-------

Kamu juga bisa membaca koleksi cerpen terbaru yang lain selain "Cerpen Kenangan Masa Lalu" seperti cerpen cinta 2012 dan cerpen terbaru 2012.